Informatif

*_* selamat datang kembali di blogkita *_* nikmati berbagai artikel menarik dan inspiratif *_* terima kasih telah berkunjung *_* salam sukses selalu *_*

Tampilkan postingan dengan label nilai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nilai. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2014

Kreativitas Lahirkan Ide Orisinil

Kreativitas bisa tumbuh dari hal-hal kecil dan sederhana. Tingkatkan saja kepedulian, kecintaan dan penguasaan kita terhadap apa yang kita lakukan, sang idepun akan datang dengan semua nilai tambahnya.

Ide bisnis yang muncul dari sebuah kreativitas harus gampang untuk direalisasikan dan efektif sehingga mampu mendatangkan hasil yang fantastis tanpa harus menunggu lama. Namun banyak orang yang sebetulnya merasa bisa untuk menjadi pengusaha kalau ditanya. Tapi kenapa kok masih menganggur saja, ternyata jawabannya adalah belum adanya ide bisnis yang bisa untuk dijalankan. Atau sebaliknya mereka dengan mudah membangun bisnis dari modal dan kemampuannya yang ada, namun dalam waktu beberapa bulan saja usaha tersebut sudah ditinggalkan, kenapa ? Ternyata bisnis yang dijalankan bisnis yang sudah jenuh alias terlalu banyak pesaingnya, atau produknya tidak dikemas kembali untuk membuat trobosan baru sehingga barang yang ditawarkan sudah tidak unik lagi alias tidak dilirik oleh pembeli.

Jadi membangun usaha haruslah didukung oleh ide bisnis yang orisinil. Mendapatkan ide bisnis yang dapat memberikan pengaruh terhadap banyak hal, menciptakan suatu situasi dan kondisi baru adalah sesuatu ide yang nilainya mahal sekali, percayalah bahkan sulit diukur dengan nilai uang ?

Kalaupun terpaksa harus muncul angka nominal tertentu untuk harga sebuah ide lebih karena kepentingan praktis, karena transaksi atas ide tersebut harus berlangsung. Sejatinya ide orisinil yang muncul di bisnis itu susah diukur nilainya.

Agar Bisa Kreatif

Jika anda seorang yang kreativ dan inovatif tentunya tidak sulit bagi anda menggali ide bisnis yang otentik. Ide tersebut benar-benar adalah merupakan buah pikiran anda yang kreatif, bukan berasal dari sumber lain yang tentu saja sudah diklaim oleh pemiliknya. Kreativitas harus memiliki nilai tambah. Maknanya tidak boleh berhenti pada sekedar menelurkan ide baru, tapi harus memanjang sampai pada manfaat eksistensial. Jika kita berhasil menemukan sebuah ide baru tetapi ide itu tidak menghasilkan sesuatu yang "lebih baik", bisa dikatakan itu bukan kreativitas.

Meski harus bernilai tambah, kreativitas tidak selalu berkaitan dengan sesuatu yang besar. Untuk menjadi kreatif, kita tidak harus mengembangkan kreasi yang menggemparkan atau mengubah dunia. Cukup dengan ide-ide yang sederhana yang mempercepat proses kerja, mengurangi kerusakan, meningkatkan mutu produk atau layanan. Oleh sebab itu, meskipun berjalan seiring dengan tingkat kecerdasan, kreativitas bukan monopoli orang pintar, dia bisa tumbuh pada diri siapapun, di situasi apapun.

Agar bisa kreativ, kita membutuhkan kepedulian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan yang kita kerjakan. Dengan bersikap peduli, mata kita akan lebih jeli untuk melihat hal yang bisa kita benahi. Entah itu berupa keadaan, proses ataupun hasil. Orang-orang kreativ seringkali mengungkapkan ide-ide baru bukan karena mereka lebih cerdas, melainkan mereka lebih peduli.

Para inovator tidak bekerja seperti zombie, yang selalu melakukan pekerjaan karena digerakkan oleh kebutuhan, tanpa penjiwaan. Sebaliknya mereka peduli terhadap tanggung jawab dan tugasnya. Mereka tidak bekerja dengan prinsip, "dari dulu juga begitu", tetapi selalu mencari tahu "mengapa begini, mengapa begitu" dan kemudian menggagas "bagaimana kalau begini, bagaimana kalau begitu".

Prinsip yang dianut oleh para inovator tersebut sudah selayaknya anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian anda akan memiliki suatu konsep berpikir yang kreatif dan dinamis yang memang diperlukan untuk menjawab tantangan di era globalisasi dewasa ini.